TNI Angkatan Udara turut terlibat dalam Airport Emergency Exercise (AEE) Tahun 2026 yang digelar PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Rabu (23/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Komandan Lanud I Gusti Ngurah Rai, Kolonel Pnb David Dwi Martin W., S.M., turut hadir bersama Kadisops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Mayor Sus Albert Sitinjak, Ptsc., serta unsur penerbangan, keamanan, kepolisian, SAR, BPBD, rumah sakit, dan stakeholder terkait lainnya.
Sebanyak 860 personel gabungan terlibat dalam rangkaian latihan yang dilaksanakan secara bertahap mulai sore hingga malam hari. Latihan ini digelar untuk menguji kesiapan operasional serta kemampuan koordinasi seluruh unsur dalam menghadapi kondisi darurat di lingkungan bandara selama 24 jam.
Keterlibatan TNI AU terlihat dalam rangkaian latihan berskala penuh yang menggabungkan tiga skenario, yakni Building Fire Exercise, Airport Security Exercise, dan puncaknya Aircraft Accident Exercise.
Danlanud I Gusti Ngurah Rai memastikan bahwa keterlibatan TNI AU dalam aspek keselamatan dan keamanan penerbangan tidak hanya dilakukan pada momentum Airport Emergency Exercise, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen untuk terus memperkuat sinergi dan koordinasi dalam mendukung keselamatan penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
Melalui pelaksanaan Airport Emergency Exercise 2026, sinergi, kesiapsiagaan, dan koordinasi antarinstansi terus diperkuat dalam menghadapi berbagai kondisi darurat, sekaligus memastikan seluruh prosedur penanganan dapat dilaksanakan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Dokumentasi dan publikasi kegiatan pada kanal ini merupakan bagian dari penataan arsip visual kegiatan Lanud I Gusti Ngurah Rai — dikelola melalui program kemitraan CSR di bawah kendali penuh Komandan Lanud.
