Lanud I Gusti Ngurah Rai menggelar Safari Dirgantara sebagai bagian dari rangkaian Bakti Teritorial TNI dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI, di Gedung Tegeh Bom Gunung Payung, Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 15/D II Lanud I Gusti Ngurah Rai, para Kepala Dinas, Kapengprov Paralayang Bali, pengelola dan komunitas paragliding, Dirut BUMDA Kutuh, Bendesa Adat Kutuh, Kepala Desa Kutuh, serta unsur terkait olahraga dirgantara di Provinsi Bali.
Komandan Lanud I Gusti Ngurah Rai, Kolonel Pnb David Dwi Martin W., S.M., menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan olahraga dirgantara, termasuk paramotor, paralayang, dan terjun payung. Setiap aktivitas di udara membutuhkan kesiapan personel, kelayakan peralatan, kondisi fisik dan mental, serta pemahaman terhadap cuaca, angin, dan karakteristik lokasi.
“Prestasi memang penting. Namun, prestasi tidak boleh dicapai dengan mengabaikan keselamatan,” tegas Danlanud. Ia mengingatkan para atlet dan komunitas agar tidak memaksakan diri apabila kondisi fisik, mental, cuaca, maupun lingkungan tidak mendukung, serta senantiasa mematuhi prosedur keselamatan dalam setiap kegiatan.
Dalam kesempatan tersebut, turut dilakukan penyerahan flyer Surat Edaran Danlanud tentang safety olahraga dirgantara. Melalui Safari Dirgantara, Lanud I Gusti Ngurah Rai berharap terbangun kesadaran dan tanggung jawab bersama untuk mewujudkan olahraga dirgantara yang aman, tertib, profesional, dan berkelanjutan di Bali.







Dokumentasi dan publikasi kegiatan pada kanal ini merupakan bagian dari penataan arsip visual kegiatan Lanud I Gusti Ngurah Rai — dikelola melalui program kemitraan CSR di bawah kendali penuh Komandan Lanud.
