Lanud I Gusti Ngurah Rai (RAI)

Kolonel Pnb David Dwi Martin W., S.M.
Penerbang helikopter, alumnus AAU 2000 (call sign “Pitbull”). Serah terima jabatan Danlanud dilaksanakan di Makodau II, Makassar.
Tugas Pokok Lanud Ngurah Rai
Lanud Ngurah Rai bertugas menyiapkan dan melaksanakan pembinaan dan pengoperasian seluruh satuan dalam jajarannya, pembinaan potensi dirgantara, serta menyelenggarakan dukungan operasi bagi satuan lainnya. Dalam rangka pelaksanaan tugas tersebut, Lanud Ngurah Rai menyelenggarakan fungsi sebagai berikut:- Menyelenggarakan pembinaan dan penyiapan satuan dalam jajarannya.
- Mengumpulkan dan merekam data guna penyempurnaan taktik/teknik operasi dan latihan.
- Melaksanakan pembekalan dan pengadaan materiil bagi satuan jajarannya.
- Menyelenggarakan pemeliharaan alutsista sampai dengan tingkat sedang.
- Menyelenggarakan pembinaan wilayah pertahanan dirgantara.
- Menyelenggarakan pemeliharaan sarana dan prasarana serta fasilitas pendukung yang menjadi tanggung jawabnya.
- Mengadakan koordinasi dengan badan-badan dan instansi terkait di dalam dan di luar Lanud.
- Mengajukan saran dan pertimbangan kepada komando atas mengenai hal-hal yang berhubungan dengan bidang tugasnya.
Visi
Menjadikan Lanud Ngurah Rai sebagai Pangkalan TNI AU yang selalu siap mendukung operasi TNI AU dalam menegakkan kedaulatan Negara di Udara, serta dapat menjadi mitra kerja yang baik dengan semua instansi khususnya di wilayah Bali demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.Misi
- Melaksanakan tugas pokok sesuai yang diamanatkan.
- Mengutamakan safety di dalam pelaksanaan tugasnya.
- Menjalin hubungan yang baik kepada semua unsur untuk mendukung tugas pokok Lanud maupun tugas-tugas lainnya.
Profil Singkat
| Nama Pangkalan | Pangkalan TNI Angkatan Udara I Gusti Ngurah Rai (Tuban – Denpasar) |
| Lokasi | Kawasan Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali |
| Landasan | Menggunakan landasan bersama dengan Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai |
| Semboyan TNI AU | Swa Bhuwana Paksa |
| Asal Nama | Diabadikan dari Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai (Puputan Margarana, 20 November 1946) |
| Kelas Pangkalan | Pangkalan Tipe B |
| Komando Atas | Jajaran Komando Operasi Udara II (Koopsud II) / Komando Daerah TNI AU II, Makassar |
Pahlawan I Gusti Ngurah Rai
I Gusti Ngurah Rai lahir tahun 1917 di Desa Carangsari, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung. Sebagai Komandan Pasukan Ciung Wanara, beliau gugur dalam pertempuran Puputan Margarana pada 20 November 1946 dalam mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Namanya diabadikan sebagai nama Bandar Udara dan Pangkalan TNI Angkatan Udara di Tuban, Denpasar.Lanud Ngurah Rai dari Masa ke Masa
Periode 1945–1949
Pada masa awal kemerdekaan, embrio TNI Angkatan Udara mulai terbentuk. Walaupun telah ada landasan di daerah Tuban, secara resmi belum terdapat Pangkalan Angkatan Udara Republik Indonesia di Pulau Bali.
Periode 1950–1959
Memasuki fase konsolidasi, banyak pangkalan udara diaktifkan. Di Bali dibentuk Detasemen Penghubung (Detbung) beralamat di Jl. Yudistira, Tapak Gangsul, Denpasar, dengan tugas pokok melayani ground handling pesawat-pesawat TNI AU yang singgah di Denpasar.
Periode 1960–1965
Tugas pokok tetap melayani ground handling di samping tugas penghubung dengan masyarakat. Pada 1962 unsur Detasemen Penghubung ditingkatkan menjadi Pangkalan Angkatan Udara (PAU), dan markas dipindahkan dari Denpasar ke daerah Tuban, berdekatan dengan landasan udara.
Periode 1966–1980
Status berkembang dari PAU Denpasar menjadi Perwakilan Kodau IV Surabaya berkedudukan di Tuban. Pada 29 Januari 1980 ditingkatkan menjadi Pangkalan Angkatan Udara Kelas III “Ngurah Rai” berdasarkan Skep KASAU Nomor Skep/06/III/1979 tanggal 14 Maret 1979.
Ringkasan dari profil sejarah resmi satuan. Tanggal & nomor keputusan untuk tiap perubahan status dilengkapi dari arsip resmi TNI AU.
Pejabat Terkini
| Komandan Lanud | Kolonel Pnb David Dwi Martin W., S.M. |
| Mulai Menjabat | 12 Mei 2026 (Serah Terima Jabatan di Makodau II, Makassar, dipimpin Pangkodau II) |
| Urutan Jabatan | Komandan Lanud ke-11 (era pangkalan Tipe B) |
| Latar Belakang | Penerbang helikopter, alumnus AAU 2000 (call sign “Pitbull”) |
| Pejabat Sebelumnya | Kolonel Pnb Frando L.H. Marpaung, M.P.M.D.S. |
Komandan Lanud Era Pangkalan Tipe B (2013–sekarang)
- 11★Kolonel Pnb David Dwi Martin W., S.M.Mei 2026 – kini
- 10Kolonel Pnb Frando L.H. Marpaung, M.P.M.D.S.2025 – 2026
- 9Kolonel Pnb Trinanda Hasan Febrianto2024 – 2025
- 8Kolonel Pnb Agni Prayogo, S.E.2023 – 2024
- 7Kolonel Pnb Putu Sucahyadi, S.A.P., M.Sc., M.M.S.2022 – 2023
- 6Kolonel Pnb Reza Ranesa R. Satranegara, S.Sos., M.A.P.2021 – 2022
- 5Kolonel Pnb Radar Soeharsono2019 – 2021
- 4Kolonel Pnb Wibowo Cahyono Soekadi, S.Sos.2018 – 2019
- 3Kolonel Pnb Wayan Superman2016 – 2018
- 2Kolonel Pnb Danet Hendriyanto, S.Sos.2015 – 2016
- 1Kolonel Pnb Sugiharto Prapto Waruju, S.Sos.2013 – 2015
Komandan Lanud Periode Awal (1980–2013)
Daftar berikut disusun dari profil sejarah resmi satuan.
- 1Mayor Nav Djaelani1980–1983
- 2Mayor Nav Boedi Santoso1983–1986
- 3Letkol Psk Soeprapto1986–1989
- 4Mayor Pnb Abiadi Hasan1989–1991
- 5Letkol Pnb Iwan Sidi1991–1994
- 6Letkol Pnb Daryatmo1994–1996
- 7Letkol Nav Sudjadijono, S.E.1996–1997
- 8Letkol Pnb H. J. Yusuf1997–1998
- 9Letkol Pnb Putut Sukartono1998–2000
- 10Letkol Pnb Anastasius Sumadi2000–2002
- 11Letkol Pnb Yoyok Yekti Setyono2002–2004
- 12Letkol Pnb M. Wisnu Herlambang2004–2006
- 13Letkol Pnb Gustaf Brugman2006–2008
- 14Letkol Pnb Umar Fathurrahman2008–2009
- 15Letkol Aldrin P. Mongan2009–2010
- 16Letkol Pnb Jumarto2010–2012
- 17Letkol Pnb Atang Sudradjat2012–2013
Suksesi era Tipe B (2013–sekarang) dirangkum dari catatan profil pejabat publik dan pemberitaan resmi TNI AU — Serah Terima Jabatan Danlanud 12 Mei 2026 (Frando L.H. Marpaung → David Dwi Martin W.) di Makodau II, Makassar. Daftar periode awal 1980–2013 dikutip dari profil sejarah resmi satuan.